Apa itu Composting?
Composting atau pengomposan adalah proses alami mendaur ulang bahan organik, seperti daun dan sisa makanan menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman. Berdasarkan data dari KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), sampah yang tertimbun di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) 60% nya adalah sampah organik. Salah satu cara yang paling mudah dan sederhana yang bisa kita lakukan untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA adalah dengan mengompos. Mengompos mungkin terdengar menakutkan atau merepotkan bagi sebagian orang, padahal nyatanya mengompos itu tidak serumit itu, loh.
Langkah-langkah Pengomposan Menggunakan Composting Bag
Berikut ini panduan dan langkah-langkah membuat kompos menggunakan composting bag:
1. Siapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan
Hal yang paling penting dan utama, pastikan Anda memiliki semua alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat kompos, diantaranya yaitu composting bag, alat pengaduk berupa sekop kecil, serta sarung tangan. Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan sampah hijau dan sampah cokelat
Untuk sampah cokelat, Anda bisa menggunakan cacahan kayu, sekam padi, dedaunan kering, serta tanah. Sedangkan sampah hijau bisa menggunakan sampah sisa makanan, sayuran, dan buah.
2. Buat Lapisan Kompos Pertama
Setelah semua alat dan bahan siap, mulailah membuat kompos dengan meletakkan sampah cokelat sebagai lapisan pertama kompos. Idealnya, sampah cokelat yang digunakan ada tiga jenis, namun apabila hanya menggunakan dua jenis sampah cokelat juga tidak masalah
Tambahkan Lapisan Kedua Lapisan berikutnya adalah sampah hijau seperti sisa makanan, daun segar, sisa buah dan sayur, serta ampas kopi dan teh. Sangat disarankan untuk memotong atau mencacah sampah sayur dan buah terlebih dahulu untuk mempermudah proses pengomposan.
3. Ulangi Pelapisan Sampah Cokelat dan Sampah Hijau
Tambahkan lapisan sampah cokelat lagi diatas sampah hijau yang sudah diletakkan. Pastikan sampah cokelatnya menutupi sampah hijau dibawahnya.
5. Rawat Kompos hingga Waktu Panen
Aduk kompos setiap 3 sampai 7 hari sekali. Semakin besar atau banyak kompos yan dibuat, maka semakin sering diaduk guna menambahkan oksigen ke dalam kompos. Jika kompos terlihat terlalu kering, tambahkan sedikit air atau cairan EM4/MOL. Jika kompos terlalu basah, tambahkan sampah cokelat lagi
Kompos yang sudah jadi akan siap dipanen dalam waktu 30 hari sejak lapisan pertama kompos dibuat. Anda akan memanen kompos melalui jendela/bukaan yang terletak dibagian bawah composting bag. Kompos tersebut nantinya bisa digunakan sebagai pupuk untuk tanaman atau digunakan kembali di proses pengomposan berikutnya sebagai sampah cokelat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar